Aliran Psikologi


              Hai semua, jumpa lagi di blog saya, dan kemudian pada bagian ini saya ingin memaparkan  beberapa dari Aliran -Aliran Psikologi. Saya hanya memaparkan beberapa alirannya , and happy reading. ❤❤❤


        Sebelum saya membahas tentang akiran psikologi saya akan memberikan sedikit pengertian tentang psikologi. sebenarnya apa sih psikologi itu ? 

            Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari kepribadian manusia dan hubungannya dengan lingkungan. Psikologi ditemukan oleh banyak kelompok ilmuwan. Karena ketertarikan mereka yang  beragam dalam bidang psikologi, bidang dasar psikologi menjadi bermacam-macam. Seiringnya zaman berkembang, banyak yang tertarik dengan ilmu kejiwaan sehingga para tokoh-tokoh psikologi mengembangkan teori-teorinya beserta aliran-alirannya.

 Nah mungkin sudah terbayangkan apa psikologi itu ? kita mulai pada beberapa aliran-aliran psikologi di bawah ini.


      A.  Strukturalisme
Wilhelm Wundt adalah professor biologi di Jerman yang terpesona oleh kesadaran manusia. Dia bekerjasama dengan muridnya Edward Titchener. Wundt mempelajari unsur-unsur kesadaran pribadi menggunakan spector, metode intro-looking kedalam. Pada pengalaman sadar sendiri, Wundt melatih diri untuk mengobservasi isi pikiran secara akurat dan tidak emosional dalam upaya untuk mengisolasi elemen dasar pikiran.
J.HenryAlstons terkenal dengan studing tentang sensasi panas dan dingin. Dia merupakan tokoh penting dalam sejarah psikologi karena dia adalah seorang Psykotologis Afrika Amerika pertama yang mempublikasikan sebuah makalah penelitian di journal of American Psychological Associattion.

            B.  Functionalisme
Pada tahun 1875, seorang professor muda biologi dan filsafat di Universitas Harvard bernama William James mengajar kursus psikologi. Pertama dan pada tahun 1890 ia menerbitkan buku teks psikologi awal. Teori evolusi Darwin menyatakan bahwa setiap karakteristik fisik berevolusi dalam suatu spesies. James menduga bahwa hal yang sama dapat dikatakan karakteristik pikiran manusia. Dia percaya bahwa berpikir, merasakan, belajar, mengingat, dan proses mental lainnya hanya ada karena membantu kita bertahan hidup sebagai suatu spesies, karena kita berpikir secara logis. Misalnya, memikirkan makanan, menghindari bahaya dan merawat anak-anak.
James mengkritik para strukturalis, dia membandingkan kesadaran manusia dengan aliran yang mengalir. Kita bisa mempelajari aliran itu dengan mengisolasi molekul-molekul tunggal air seperti strukturalis, tetapi mempelajari unsur-unsur pikiran tidak memberitahu kita apapun tentang bagaimana pikiran membantu kita beradaptasi dengan tuntutan kehidupan. Studi tentang Hermann Ebbinghaus dan Mary Whiton Calkins salah satu proses mental yang berguna adalah memori. Pada tahun 1885, fungsional Jerman-Herman Ebbinghaus menerbitkan sebuah buku berjudul On Memory. Buku yang luar biasa ini memberikan penjelasan rinci tentang serangkaian penelitian yang mencakup enam tahun dimana Ebbinghaus melayani baik sebagai ilmuwan. Dia menghafal daftar informasi dan mengukur ingatannya untuk mereka setelah jarak waktu yang  berbeda. Untuk memastikan bahwa materi yang dia pelajari tidak terpengaruh oleh pengalaman sebelumnya. Dengan itu, Ebbinghaus menciptakan satu set item tanpa arti yang sama sekali baru untuk eksperimennya yang disebut suku kata omong kosong, seperti KEB dan MUZ.
Psikologi kognitif saat ini adalah versi modern, fungsionalisme juga sangat dipengaruhi oleh psikologi dan strukturalisme Gestalt.

              C.  Gestalt
Seorang professor bernama Max Wertheimer di UniversityFrankfurt pada awal 1990-an tertarik pada ilmu kesadaran. Ide-idenya tentang ilmu kesadaran sangat berbeda dengan aliran-aliran psikologi strukuturalisme. Ia memimpin kelompok psikologi yang bernama psikologi Gestalt
Psikolog Gestalt berpikir bahwa kesadaran manusia tidak dapat secara bermakna dipecah menjadi unsur mentah, seperti yang coba dilakukan oleh para strukturalis. Karena mereka suka mengatakan: "Keseluruhannya berbeda dari jumlah unsur-unsurya". Psikolog Gestalt tidak sama dengan jumlah unsur-unsur, muncul lebih dahulu daripada unsur-unsur, dan mempunyai arti daripada unsur-unsur.
Psikolog Gestalt juga menggunakan fenomena phi untuk menunjukkan bahwa keseluruhannya berbeda dari jumlah unsur-unsurnya. Ketika dua lampu disajikan dalam urutan yang cepat, pemirsa melihat suatu gerakan yang jelas dalam rangsangan. Artinya, daripada melihat dua lampu stasioner/tetap, pemirsa lebih melihat satu cahaya bergerak dari satu posisi ke posisi lainnya.

              D.  Cognitive
Kognisi adalah istilah luas yang mengacu pada semua proses intelektual yang melihat, percaya, berpikir, mengingat, mengetahui,  dan memutuskan. Psikologi Cognitive ini adalah versi modren yang dipengaruhi oleh psikologi gestalt dan strukturalisme.
Psikologi Cognitive mempelajari tentang sensasi dan persepsi, pembelajaran, ingatan, pemikiran dan bahasa, dan kecerdasan serta emosi, stres dan kesehatan, psikologi abnormal, terapi, dan psikologi sosial. Psikologi cognitive merupakan jantung dari psikologi modren

              E.   Social Learning
Pandangan ini mengatakan bahwa aspek paling penting dalam tingkah laku kita dipelajari dari orang lain di masyarakat. Kita belajar dari keluarga, teman, dan budaya.

              F.   Behavioristic
Kelompok ilmuwan ketiga yang bekerja di akhir tahun1890-an berkontribusi dalam menemukan psikologi di hal yang berbeda. Mereka dipengaruhi oleh Charles Darwin untuk mempelajari psikologi yang berguna untuk bertahan hidup. Pendekatan mereka dikenal sebagai behaviorism karena mereka percaya bahwa tidak mustahil untuk mempelajari ilmu kesadaran secara ilmiah.
Ivan Pavlov, seorang ahli biologi Rusia dan rekan-rekan kerjanyamelakukanpenelitianterhadappencernaananjingketikamerekamelihathalaneh. Mereka menyadari bahwa anjing belajar menghubungkan penampakan makanan yang dibawa dengan makanan itu sendiri. Ketika diperlihatkan makanan, anjing meresponnya dengan mengeluarkan air liur.Pavlov melakukan eksperimen dengan menggunakan metronome dan bubuk daging. Ketika keduanya diperlihatkan, anjing dengan cepat belajar mengeluarkan air liur.
Penemuan Pavlov sangat penting bagi bidang psikologi. Dia memperkenalkan bentuk sederhana dari kondisi, dimana inherited reflex (mengeluarkan air liur), terjadikarenadorongan, tidak ada hubungannya dengan reflex (metronom). Pavlov menunjukkan bahwa inerited reflexes dapat dipengaruhi dengan pengalaman belajar. Menurutnya kondisi sangat penting dalam bertahan hidup.

 G. Humanistik
 Humanistik adalah pandangan psikologis bahwa manusia memiliki kecenderungan bawaan untuk memperbaiki dan menentukan  hidup mereka dengan keputusan yang mereka buat.Penemu gagasan Humanistik ini adalah Abraham Maslow, Carl Rogers dan Viktor Frankl. Mereka tidak setuju dengan Freud yang mengatakan bahwa hanya proses yang tidak disadari yang penting, Tokoh humanis memercayai bahwa pikiran bawah sadar sering mengalahkan upaya kita untuk membuat keputusan yang baik dan sadar.Seperti Freud, bagaimanapun, para humanis percata bahwa pikiran yang tak sadar (unconscious mind) sering mengalahkan usaha kita dalam membuat keputusan yang baik dan secara sadar.Bagi para humanis, pandangan kita tentang seperti apa kita, konsep diri kita, adalah elemen kunci dari pengambilan keputusan sadar (conscious decisions).




      H. Psikoanalisa
    Berdasarkan teori Freud , Psikoanalisa adalah sebuah teknik membantu orang lain yang memiliki masalah berdasarkan teori unconscious mind oleh Sigmun Freud.Menurut Freud, konflik dalam akal bawah sadar adalah sumber utama psikologis. Freud merumuskan struktur kepribadian manusia, yaitu: id, ego, dan superego.
     Sigmund Freud adalah seorang dokter Austria yang mempelajari neurology-sistem saraf dan sel yang membentuk otak , dan juga pengobatan penyakit sistem saraf.Tak seperti para peneliti psikologi lain, dia sudah biasa bertanggung jawab atas perawatan sehari-hari sejumlah besar pasien , selain itu banyak juga diantara pasiennya yang juga memiliki masalah psikologis. Fakta ini menjelaskan perbedaan yang besar antara sudut pandang atau persepsinya pada psikologi dengan penemu-penemu persepsi baru psikologi lainnya.
       Psikoanalisa modern masih mengikuti pandangan Freud yang mengatakan bahwa konflik dalam pikiran yang tak sadar adalah sumber utama masalah psikologis. Beberapa peneliti psikoanalisa modern menerima semua gagasan Freud.kebanyakan orang percaya bahwa Freud memberikan kontribusi penting dalam menarik perhatian kita, terhadap peran yang sering kita mainkan, oleh motif seksual dan agresif yang tidak sadar dalam konflik emosional kita.
    Meskipun begitu, mereka berpikir bahwa motif sexual itu seperti kebutuhan yang diperlukan manusia agar merasa cukup dalam hubungan social, dan bahkan itu adalah hal yang sungguh penting. Penelitian terus berlanjut pada kemungkinan bahwa terkadang orang-orang tidak menyadari motivasi mereka 

1                       
                I. Neuroscience
           Neuroscience adalah sudut pandang dalam psikologi yang berfokus pada sistem saraf dalam menjelaskan perilaku dan mental process.Pada tahun 1894, ilmuwan dan dokter Santiago ramon y cajal dari spanyol mempublikasikan deskripsi pertama neuron/sel-sel yang membentuk otak dan sistem saraf . Menurutnya otak terdiri dari jaringan sel-sel saraf yang berinteraksi meletakkan dasar untuk kita pemahaman modern tentang peran otak dalam psikologi. Pada 1906, Santiago Ramon y cajal dianugerahi hadiah nobel untuk karyanya pada neuron.



 setelah membaca sudah tau dong beberapa aliran psikologi, sampai disini dulu pemaparan saya, jumpa lagi pada blog selanjutnya, untuk perhatiannya saya ucapkan terima kasih, dan semoga bermanfaat.
     

Komentar

Posting Komentar